Makanan Penyebab Keputihan

Hampir setiap wanita pasti pernah merasakan gangguan keputihan. Rasa gatal dan aroma tak sedap membuat keputihan sangat mengganggu. Ganguan kesehatan ini sesungguhnya disebabkan oleh virus dan bakteri. Namun tak jarang ada anggapan yang menyebutkan adanya berbagai makanan penyebab keputihan.

Beberapa makanan yang sering dituduh sebagai penyebab keputihan adalah mentimun, nanas dan bengkoang. Menurut penelitian sesungguhnya tidak ditemukan hubungan langsung antara konsumsi tiga jenis makanan itu dengan keputihan yang terjadi. Namun bisa jadi dengan memakan mentimun, nanas dan bengkoang bisa menyebabkan cairan yang diproduksi vagina jadi lebih banyak daripada biasanya. Sehingga area di sekitar alat kelamin ini menjadi lebih lembab. Dan jamur pun akan lebih mudah menyerang.

Selain tiga jenis makanan tersebut masih ada beberapa jenis makanan lain yang dianggap meningkatkan resiko munculnya gangguan kesehatan keputihan ini. Yang pertama adalah gula. Terlalu banyak mengonsumsi gula dipercaya meningkatkan pertumbuhan jamur di dalam tubuh. Tak hanya gula murni yang sebaiknya dikurangi, tapi juga berbagai makanan lain yang mengandung kadar gula tinggi seperti minuman ringan serta berbagai jenis cake dan kue-kue yang manis. Buah-buahan yang sebenarnya termasuk dalam makanan yang menyehatkan juga akan kehilangan khasiatnya dan sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak bila sudah diolah dan dikeringkan dengan menggunakan gula menjadi manisan. Kadar gula yang tinggi dalam manisan membuat makanan yang enak ini memiliki kadar yang tidak jauh berbeda dengan gula murni.

Makanan-makanan yang diolah dengan ragi juga diduga bisa meningkatkan resiko terkena keputihan. Salah satu makanan yang menggunakan ragi untuk mengolahnya adalah tapai. Baik berupa tapai ketan maupun yang berasal dari singkong. Jangan lupakan pula roti dan donat yang menggunakan ragi untuk mengembangkan adonan. Bir juga minuman yang harus dihindari karena didapat dari fermentasi menggunakan bantuan ragi.

Tapi tak perlu juga menjadi anti dengan berbagai makanan tersebut. Sesungguhnya bila makanan-makanan penyebab keputihan tersebut dikonsumi dalam jumlah normal atau tak berlebihan masih diperbolehkan.